Cetak Sawah Disosialisasikan



Berbagai usaha dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut untuk meningkatkan produktivitas padi di Tanah Laut. Salah satunya dengan menyelenggarakan Sosialisasi cetak sawah yang dilaksanakan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Tanah laut di Gedung Sarantang Saruntung, Selasa (2/2) kemarin.
Menurut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Tanah Laut Ir. Nor Hidayat, cetak sawah ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di samping terbukanya lahan yang selama ini tidak dapat di manfaatkan menjadi sawah yang produktif nantinya.

“ Pada Tahun 2015 produksi padi  di Tanah Laut melebihi angka 197,000 ton  dengan luas tanam sekitar 52.000 hektar, sedangkan target 2016 seluas 56.500 hektar dengan target produksi 217.000 ton,”ucapnya.
Sementara itu Bupati Tanah Laut H. Bambang Alamsyah menghimbau agar para petani bersungguh-sungguh dalam pelaksanaan kelak pada musim tanam.
"Semua harus menghargai niat baik Pemerintah yang telah menyediakan bantuan untuk pembukaan lahan persawahan. Mari kita jaga kebersamaan agar cetak sawah ini dapat berjalan dengan baik," ungkap Bambang.
Dalam kesempatan itu juga Bupati Tanah Laut juga mengatakan untuk mecapai sasaran yang telah di tetapkan untuk Kabupaten Tanah Laut ,maka selain peran teknologi pertanian, perluasan areal lahan juga  sangatlah di perlukan, sehingga pemerintah pusat dalam hal ini melalui Kementerian Pertanian mentargetkan seluas 700 hektar untuk melakukan pencetakan sawah.
Lebih Lanjut Bupati juga mengatakan Pada tahun depan anggaran untuk pertanian akan di naikkan menjadi 3 kali lipat dari anggaran sebelumnya.
“Hal ini untuk mendukung Program Swasembada Pangan Nasional dan menjadikan Kabupaten Tanah Laut sebagai lumbung padi nasional, dan dapat mensejahterakan Petani Kabupaten Tanah Laut,”ungkapnya.
Pada kegiatan ini turut hadir Kasdim 1009 Pelaihari, Para Danramil se Tanah Laut, Para Penyuluh Pertanian dan Perwakilan Petani.

Post a Comment

Comen

Hot News

Hot Video

Featured Post

Tak perlu berdebat silahkan pake cara masing-masing

Copyright © HI News. Edit By Pastitala.org Thanks To OddThemes