Karnaval Budaya Indonesia di Tala


Halaman stadion Pertasi Kencana Pelaihari, Rabu (24/8) di jejali ribuan anak sekolah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA se Kabupaten Tanah Laut. Ribuan siswa sekolah ini mengikuti pawai karnaval dan mengenakan pakaian adat dari semua provinsi di Indonesia, sehingga sangat membawa kesan pada hari itu halaman stadion Pertasi Kencana nampak sekali wajah Indonesia.
 Kegiatan karnaval budaya memperingati Hut RI yang ke-71 ini di motori oleh Dinas Pendidikan Tala.
Sejak mulai pukul 07.00 wita, para siswa sudah berdatangan ke lokasi kegiatan, dan pada akhirnya semua peserta di lepa oleh kepala dinas pendidikan Tala Lutfiati Uyun pada pukul 08.00 wita.
Tidak sematah hanya para siswa yang dengan bergembira mengikuti karnaval budaya, para guru-guru mereka pun ikut serta membaur dan ikut kanraval yang jarak tempuhnya kurang lebih 5 km melewati ruas jalan utama kota Pelaihari.
Beragam pakaian yang di kenakan peserta kanraval member daya tarik tersendiri untuk di pandang. Mulai dari pakaian adat Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, nampak sekali menarik untuk di pandang.
Ada pula yang mengenakan pakaian militer TNI AD yang di lengkapi dengan persenjataan mainan, pakaian Polisi, PNS, Perawat, Dokter, Guru, Sat Pol PP, Pengusaha, hingga ada yang mengenakan pakaian perompak di laut berikut dengan nelayan laut yang di rompaknya.
Tidak ketinggalan pakaian adat tari-tarian seperi tarian kuda lumping ikut menyemarakan, termasuk ada puka yang mengenakan pakaian tokoh film kartun Satria Baja Hitam. Ada pula yang mengenakanpakaian petani yang tengah membawa cangkul dan ibu petani yang membawa padi, serta pakaian mbok jamu yang di lengkapi dengan jualan jamunya.
Tidak ketinggalan, peralatan perang seperti mobil perang tank yang di buat oleh SMP Negeri 3 Pelaihari yang di lengkapi dengan pasukannya, juga mobil tank buatan anak-anak SDN Angsau 4 Pelaihari, semakin membuat suasana karnaval semakin semarak.
Kadis pendidikan Tala Lutfiati Uyun dalam keterangan persnya mengatakan, bahwa kegiatan ini sebagai salah satu untuk memperkenalkan kepada masyarakat terhadap kondisi sekolah masing-masing siswa.
“masyarakat dapat menilai dari krativitas yang di tunjukan siswa, karena mereka mengenakan pakaian yang bermacam-macam corak dan ragam,” ungkap Uyun.
Kegiatan seperti ini memang awalnya hanya di tingkat pelajar di Kecamatan Pelaihari, namun melihat perkembangan dan antusias pelajar maka di perluas menjadi seluruh kecamatan, ujarnya pula.
Sementara itu buapti Tanah Laut Bambang Alamsyah yang datang kelokasi kegiatan merasa kagum dengan melihat ribuan pelajar dengan aneka pakaian adat yang di kenakan.
Ini menjadi satu kebanggan bagi Tanah Laut, terlebih dalam memperingati Hut RI yang ke 71, animo pelajar sangat besar, semangat mereka begitu terlihat kendati dalam cuaca yang sangat terik.
“Semoga semangat ini akan terus membesar di tahun-tahun mendatang, apalagi para pelajar dengan kreatifnya menampilkan pakaian yang ada di buat sendiri, maupun menggunakan pakaian adat,” ucap Bambang.
Sekitar pukul 13.00 wita semua peserta karnaval memasuki kembali halaman stadion Pertasi Kencana Pelaihari. Dalam kesempatan itu para sekolah pun menampilkan aksi tari-tarian yang di pelajari di sekolah mereka.
Menurut Dimas Wahyu Sasongko siswa SMP Negeri 2 Pelaihari, ia merasa senang bisa ikut karnaval ini.
“saya begitu bangganya dengan Indonesia, karena Indonesia ini kaya dengan aneka ragam budaya, terbukti dengan pakaian adat yang di kenakan dalam karnaval,”

Post a Comment

Comen

Hot News

Hot Video

Featured Post

Tak perlu berdebat silahkan pake cara masing-masing

Copyright © HI News. Edit By Pastitala.org Thanks To OddThemes