Waspada Speech Delay Karena YOUTUBE


Melihat video yang dishare salah seorang teman di FB tentang tanda-tanda anak autis membuatku gelisah gundah gulana. Karena beberapa list yang disebutkan divideo itu nampak ada pada Fatih, ketika kuceritakan. Kegundahanku pada ayang, ayang malah sedikit marah lalu beujar denganku " ya ,,ya ,,terus saja pikirkan yang buruk buruk untuk anak. Ingat segala sesuatu itu sesuai prasangka kita" daripada terjadi perdebatan yang memicu emosi akhirnya aku memilih menjauh, tapi kegundahanku tak kunjung reda. Apalagi mendengar anak kawan sejawat yang awalnya speech delay tapi berujung jadi autis. Fatih sudah 2,5 tahun tapi belum bisa berbicara. Dia hanya menggunakan tangannya sebagai isyarat. Fatih mudah tantrum. Keadaan Fatih sangat jauh berbeda dari kedua kakaknya. Kakaknya ketika 2 tahun sudah lancar bicara. Aku ingat betul ketika Hasan berusia 2 tahun ,aku mau menyapihnya dia berujar "mau ai ampih nenen tapi cium nenen masih boleh lho ma". Bahkan akhsay diusia 1,5 tahun sudah pandai berbicara, mengucapkannya makan, haus,minum,pipis,dll. Memang aku mendengar dari beberapa orang kalau anak laki-laki memang agak lambat berbicara daripada anak perempuan yang lebih cepat berbicara. Tapi akhsay dan Hasan itu anak laki-laki, dan mereka tidak memiliki masalah dalam berbicara. Kukuatkan hati "tiap anak berbeda, Mereka istimewa dan berharga dengan dirinya masing-masing. Jangan disamakan, jangan dibandingkan". Ahhh bisikan-bisikan negatif lalu lalang ditelinga, kenapa Fatih begitu susah diurus, sangat melelahkan rasanya energi yang diperlukan 3 kali lebih besar daripada ketika mengurus akhsay dan Hasan,  tapi secepatnya juga aku beristighfar ,"la, ini Medan jihadmu sebagai ibu"

Karena sering searching tentang speechdelay akhirnya diberanda FB yang lalu lalang yaa iklan tentang itu itu saja,berbagai produk tentang itu yang lewat. Aku makin tambah tertekan, sampai rada-rada parno buka FB.  Tak lupa kucoba beberapa produk yang katanya untuk membantu anak berbicara. Entahlah apakah ada hasilnya atau tidak tapi yang jelas Fatih sudah mencoba beberapa botol, bahkan tantenya Fatih tak tanggung-tanggung membelikan 10 botol langsung produk itu.

Aku berusaha mengalihkan pikiran pikiran negatif itu dari benakku dengan menyibukkan menulis , menjauh dari FB.,

Oktober 2021 usia Fatih 2 tahun 9 bulan, keponakanku "Nabila" liburan di rumahku.

Dari Nabila aku mengetahui kalau selama dirumah Fatih seharian nonton YouTube di TV,  sementara Nini mabuk nonton Lesti di HP seharian juga, tiada hari tanpa Lesti. Ketemu pangkal masalahnya.

Dulu aku memasang internet dirumah karena masa pandemi semuanya serba daring, bahkan WFH ( work from home) tidak kusangka justru akan berakibat buruk pada Fatih. Lalu kusampaikan pada Nini kai  bahwa internet dirumah akan kuputus, Nini tidak mendukung, dan  berkata kalau  internet diputus aku tidak bisa lagi nonton Lesti, padahal itu hiburanku. Kami berdebat panjang, susah sekali menjelaskan pada Nini yang sudah jadi fans buta Lesti.

Akhirnya aku menangis didepan mereka, kutanyakan tidak inginkan mereka Fatih jadi Hafiz Qur'an sepertinya kakak akhsay dan Hasan. Tidak bisa Al Qur'an bercampur dengan musik, Akhsay dan Hasan tidak tahu musik, tidak pernah bernyanyi, aku menangis sejadinya. Ini salahku, aku yang memasang internet dirumah. Padahal dulu Nini tidak mengenal Lesti, awalnya bagus yang Nini nonton acara tasbih Indosi**,  disitulah Nini mengenal Lesti tapi makin kesini yang di dengarkan nini berulang-ulang  nyanyian nya Lesti.  Kalau ada acara Lesti di TV Nini tidak akan beraktivitas apapun, hanya Lesti yang dipantangin didepan TV.

Perdebatan kami terhenti, aku menangis, Nini hanya diam, kai pun diam.

Malam harinya ketika ayang main game dengan menggunakan layar monitor yang biasa dipakai Fatih untuk menonton YouTube, Fatih merengek menyerahkan remote TV kepada ayahnya sebagai isyarat dia mau nonton TV, tapi ayahnya tidak merespon, merasa diabaikan Fatih menangis keras akhirnya ayahnya marah dan menyalahkan pengasuhan Fatih dengan TV. Melihat Fatih menangis aku pun mendatangi Fatih ,aku dan ayang beradu mulut lagi ketika kuutarakan tentang rencana pemutusan internet .  Karena sama-sama sudah diliputi emosi aku memilih menjauh, kubawa Fatih kekamar, dikamar aku menangis lagi. Seakan menemui jalan buntu, tidak ada yang mendukung keinginanku memutus internet dirumah.

Sepertiga malam aku bangun, dan shalat. Kuadukan kepada Tuhanku tentang kegundahanku " Ya Allah suamiku tidak mendukungku, orangtuaku tidak mendukungku. Maka aku mohon Engkau dukung aku. Aku hanya memiliki Engkau Ya Allah tempat ku mengadu dan meminta pertolongan"

Paginya ketika aku keluar kamar, kulihat ayang sedang sibuk mencabut semua perangkat TV dan internet.

Alhamdulillah, meski  akhirnya ayangku setuju.

" Tadi aku sudah menelepon petugas indiho** nya , sudah kusampaikan bahwa hari kita akan memutus internet nya" ujar ayang

Aku tersenyum sumringah, kudatangi ayang kupeluk dengan erat, kuberi hadiah ciuman "terimakasih ayang"

Tak berapa lama kai Nini datang lalu Nini menghampiriku "putus aja internet nya, demi fatih. Mama tidak apa-apa"

Ya Allah aku menangis lagi , kupeluk mama " maaf kan aku ma,, terimakasih ma"

Alhamdulillah

Selain memutus internet, menghilangkan TV, aku juga berkomitmen tidak memegang hp di depan fatih , aku ijin ke atasan bahwa hpku disilent tidak bisa menerapkan panggung, kalau ada apa-apa silahkan tinggalkan pesan, akan saya jawab ketika saya ada kesempatan membuka  tanpa terlihat Fatih atau ketika Fatih sudah tidur, hari libur khusus untuk Fatih . Aku juga tidak mengikuti zoom meeting jika diluar jam kerja di kantor, memang banyak yang dikorbankan . tapi saat ini fatih prioritas utama.

Pekan pertama Fatih tanpa TV , Fatih rewel. Dia berguling-guling menangis didepan dinding tempat TV nya berada dulu.

Pekan kedua, Fatih emosinya membaik, tidak tantrum lagi, lebih kooperatif, bisa diajak negosiasi.

Pekan ketiga wooow emejing

Semua yang pernah ditonton Fatih di YouTube ternyata Fatih hafal dan dia bisa mengulangi nya

Fatih bernyanyi lagu burung kakak tua,  balonku ada Lima, potong bebek angsa, kalau kau suka hati, happy birthday to you.

Fatih bahkan bisa berhitung 1-10, dia sudah mengenal warna. Mungkin semua yang ditonton nya masuk kekepalanya. Diluar dugaan Fatih juga hafal shalawat nariyah dan doa Khotmil  Qur'an.

 

Alhamdulillah terjadi perkembangan yang sangat signifikan

Banyak kata kata yang sudah diucapkan Fatih

Mau makan, minum, mau susu kambing, minum banyu putih, minta mie ayam, tajungkang, nah am tabalik, bahkan bisa beristighfar. Belum ngantuk, indah, kada usah, gunting, sendok, gelas, pedas,dll

 

Very proud of you Fatih😘


Dalam rangka meningkatkan kwalitas dan kwantitas Web ini, silahkan untuk memberikan Coment, baik Keritik Maupun Saran pada kolom Komentar dibawah ini.Atas nama Manegemen hobbyimul.com kami Haturkan Terimakasih. Jangan lupa Like and Subcribe Channel Kami: https://www.youtube.com/channel/UCWf6mFpnCsJj3Lu8z10_SYQ?view_as=subscriber

Post a Comment

Comen

Hot News

Hot Video

radio streaming shoutcast murah indonesia, jasa pembuatan radio streaming, cara membuat radio streaming

Featured Post

Surat untuk Asatidz anak-anakku

Copyright © HI News. Edit By Pastitala.org Thanks To OddThemes